Terpaksa kuciptakan ilusi
Pada mata yang telah kehilangan sinar
Membuat ia tampak berselimut binar
Bukan berarti semua telah pudar
Kuhanya tak ingin mata itu menangis
Terpaksa kuciptakan ilusi
Pada bibir yang memancarkan duka
Menggoreskan seutas senyum tanpa makna
Bukan berarti hati ini bahagia
Kuhanya ingin tak hilang senyum di bibirnya
Kucoba ciptakan ilusi
Pada hati yang telah menjelma menjadi kepingan
Mencoba membuatnya terlihat utuh tak bercacat
Namun malaikat seakan tertawa
Tertawa atas kemunafikanku
Karena sehebat apapun ilusi yang tercipta
Ia tahu....
Kalau sebuah nama masih terukir dengan indah
dalam setiap kepingnya.
-EmoMe-
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar