Minggu, 12 Juli 2009

Ilusi

Terpaksa kuciptakan ilusi
Pada mata yang telah kehilangan sinar
Membuat ia tampak berselimut binar

Bukan berarti semua telah pudar
Kuhanya tak ingin mata itu menangis

Terpaksa kuciptakan ilusi
Pada bibir yang memancarkan duka
Menggoreskan seutas senyum tanpa makna

Bukan berarti hati ini bahagia
Kuhanya ingin tak hilang senyum di bibirnya

Kucoba ciptakan ilusi
Pada hati yang telah menjelma menjadi kepingan
Mencoba membuatnya terlihat utuh tak bercacat

Namun malaikat seakan tertawa
Tertawa atas kemunafikanku

Karena sehebat apapun ilusi yang tercipta
Ia tahu....
Kalau sebuah nama masih terukir dengan indah
dalam setiap kepingnya.


-EmoMe-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar